Leather Shoes Philosophy
EN

Sepatu Terakhir Kamu

Dalam masyarakat yang dijalankan oleh komersialisme media, kita dituntut untuk konsumtif. Why?

Saya ingin memberi satu kisah yang dapat menjadi dasar pembahasan di topik ini.

Beberapa hari yang lalu teman saya (orang jepang) bercerita tentang betapa sulitnya kondisi keuangan di keluarganya - diluar inflasi yang tengah dialami jepang - pokok masalah adalah pengeluaran rumah tangga yang membengkak, dia bercerita bahwa istrinya sering sekali membeli sepatu atau tas branded.

Saya akan mengulangi kalimatnya.

“Istriku terlalu sering berbelanja, ketika aku bertanya untuk apa kamu membeli begitu banyak sepatu dan tas? Sebagian hanya kamu pakai beberapa kali, bahkan aku tidak paham kenapa ada sepatu sejenis dengan warna yang berbeda, Bukankan itu tidak masuk akal? “

“Bagaimana jawaban istrimu?” tanyaku

“Kamu tidak mengerti aku.”

Aku bisa membayangkan perasaan sang suami, lalu tiba-tiba teman amerika saya membalas “Kamu mengalami itu juga? Istriku memiliki sederet sepatu air jordan di kamarnya, melihatnya saja membuatku muak.”

Lalu pembahasan beralih kemana-mana hingga topik ekonomi global, apa yang bisa kita lihat dari fenomena ini?

Pernahkah kamu bertanya kenapa hal ini bisa terjadi? Dari mana perilaku konsumtif itu dibentuk?

Pada dasarnya perilaku tersebut erat hubungannya dengan media, mereka mem-bombardir dengan iklan dan promosi yang menarik. Iklan dan teknik marketing memainkan peran penting untuk mempengaruhi psikologis pembeli, tujuannya hanya satu, yaitu mendongkrak penjualan, kita memang di dorong untuk membeli, dengan promo yang memikat, meskipun kita sudah memiliki 5 atau 10 pasang sepatu di rumah.

Begitu pula dengan tas dan pakaian, apakah ini masuk akal?

Semakin banyak barang yang diserap pasar, maka semakin banyak pula sumber daya yang dibutuhkan, semakin banyak hutan yang dibabat untuk perkebunan kapas atau peternakan, semakin banyak power plan yang dibangun untuk memenuhi kebutuhan listrik produksi massal, semakin banyak gunung yang dilubangi.

Pertanyaannya sekarang : Berapa pasang sepatu yang dibutuhkan satu orang manusia?

Beberapa mungkin menjawab satu atau dua, selebihnya adalah dekorasi rumah. Oleh karena itu saya berharap sepatu yang kami buat menjadi sepatu terakhir kamu untuk 5 tahun ke depan.

← Kembali ke Produk